Biaya Demurrage & Detention Dalam Proses Impor Barang

By | August 8, 2023

Artikel ini kami buat karena banyak peserta Pelatihan Ekspor Impor yang kami selenggarakan masih awam dengan istilah Demurrage dan Detention, terutama para Importir. Baiklah mari kita ulas satu per satu.

Biaya Demmurage & Detention Container Dalam Ekspor Impor

Jadi pada prinsipnya, container yang kita gunakan ketika melakukan pengiriman barang impor adalah milik pelayaran (shipping lines), dengan status dipinjamkan kepada eksportir atau importir.

Container Demmurage & Detention

Ketika barang yang kita impor sudah tiba di pelabuhan tujuan (port of destination) maka biasanya pihak pelayaran memberikan batasan waktu kepada importir dalam penggunaan container tersebut. Batasan waktu tersebut bersifat variatif, tergantung perusahaan pelayaran (shipping lines) yang kita gunakan.

Secara umum pihak pelayaran memberikan free time penggunaan kontainer antara 7 – 10 hari semenjak kapal atau barang tiba (namun ada juga yang kurang dari 7 hari).

Jadi artinya kita bisa menggunakan kontainer tersebut selama 7 – 10 hari tanpa dipungut biaya oleh pelayaran, namun jika lebih dari waktu itu maka pelayaran akan mengenakan biaya yang besarnya variatif (tergantung perusahaan pelayaran yang kita gunakan).

Demurrage bisa diartikan sebagai biaya (denda) yang harus dibayarkan oleh penerima barang (consignee / importir) karena terlambat mengembalikan container milik pelayaran dan posisi container tersebut masih di dalam pelabuhan.

Jadi misal kita mendapatkan free time demurrage selama 7 hari, namun karena ada masalah dalam hal kepabeanan, kontainer baru bisa kita keluarkan dari port / kawasan pabean setelah 10 hari berada di port, maka dalam hal ini kita terkena denda keterlambatan pengembalian container selama 3 hari.

Biaya Demmurage Per Container

Contoh Biaya Demmurage Per Container. Sumber : hapag-lloyd.com

Detention adalah biaya (denda) yang harus dibayarkan oleh penerima barang (consignee / importir) karena terlambat mengembalikan container milik pelayaran, namun posisi container sudah di luar pelabuhan / kawasan pabean.

Jadi misal container atau barang impor kita sudah keluar dari port dan tiba di gudang, namun karena sesuatu hal (misal ada pemogokan pekerja atau ada kerusakan pada alat bongkarnya) maka container tersebut lebih lama waktu stay di gudang kita karena proses pembongkaran barang lebih lama dari yang direncanakan.

Biaya Detention Container Hapag Lloyd Indonesia (IDR)

Contoh Biaya Detention Per Container. Sumber : hapag-lloyd.com

Jadi disini bisa kita ambil kesimpulan bahwa Demurrage dan Detention merupakan kebijakan masing – masing shipping lines yang diberikan kepada customernya (eksportir atau importir) dalam hal batas waktu penggunaan container.

Biaya demmurage dan detention merupakan salah satu komponen biaya dalam importasi yang bisa terjadi (dibebankan) atau tidak (menyesuaikan dengan kondisi). Untuk itu penting bagi kita untuk mengusahakan pengeluaran barang impor secara lebih cepat.

Mau Belajar Impor Bersama Expert ? Yuk Join disini.

Sedikit tips mengenai hal tsb, kita bisa melakukan negosiasi ke maskapai pelayaran untuk memperpanjang batas waktu penggunaan container,  sehingga terhindar dari pembayaran denda Demurrage dan Detention.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *